Penemuan Jamur Parasit Langka yang Memangsa Laba-laba Penjepit di Hutan Hujan Atlantik Brazil

- Sabtu, 18 Maret 2023 | 18:46 WIB
Penemuan Jamur Parasit  (Foto : Indonewstoday / Imaduddin Badrawi / Pahamidulu)
Penemuan Jamur Parasit (Foto : Indonewstoday / Imaduddin Badrawi / Pahamidulu)


INDONEWSTODAY.COM - Para ilmuwan baru-baru ini mengumumkan penemuan jamur parasit baru yang menginfeksi dan membunuh laba-laba penjepit di hutan hujan Atlantik di Brazil.

Jamur langka ini berwarna ungu dan termasuk dalam kelompok yang menginfeksi hewan tanpa tulang belakang dan kemudian mengambil alih inangnya.

Dalam gambar close-up, jamur terlihat melilit tubuh laba-laba penjepit, menonjol keluar dari liang tempat serangga-serangga tersebut diambil oleh laba-laba.

Baca Juga: Akan Jalin Kerjasama, Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan Bakal Bertemu JPP Jabar

Para peneliti mengatakan bahwa belum ada bukti yang muncul sampai sekarang yang membuktikan bahwa perilaku laba-laba penjepit dikontrol oleh jamur parasit yang baru ditemukan sebelum yang pertama dibunuh, seperti kerabat jamur semut zombie mereka, yang menipu serangga-serangga itu untuk meninggalkan sarang mereka menuju tempat-tempat di mana mereka bebas menyebar spora.

Ekspedisi ini, yang diadakan dengan kolaborasi antara Kebun Raya New York, Kew, Kebun Raya Rio de Janeiro, dan organisasi lainnya, termasuk para ahli jamur, burung, ular, katak, dan tanaman.

Penemuan ini menjadi salah satu penemuan penting dalam bidang biologi dan ekologi.

Baca Juga: Ngabuburit, Temukan Aktivitas Seru yang Bisa Kamu Lakukan Selama Menunggu Waktu Berbuka Puasa

Sebagai peneliti, keberadaan spesies yang belum pernah ditemukan sebelumnya akan membuka lebih banyak pintu untuk penelitian lebih lanjut dan memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang ekosistem dan keterkaitannya.

Dalam sebuah wawancara dengan Dr Joao Araujo, seorang mikolog Brasil dengan Kebun Raya New York yang menemukan jamur parasit tersebut, ia mengatakan bahwa "Ini adalah hal yang sangat indah. Jamur ini menginfeksi laba-laba penjepit, dan ini adalah salah satu cordyceps yang sangat sedikit berwarna ungu, yang merupakan fitur keren. Kami tidak tahu banyak tentang kelompok jamur ini karena sangat kurang dipelajari. Jenis jamur ini dikumpulkan sangat sedikit di dunia, terutama di Thailand. Ini kemungkinan akan menjadi kali pertama kami menyekuensing spesies seperti ini dari Brasil".

Penemuan ini dapat memberikan manfaat untuk perkembangan ilmu kedokteran dan perlindungan tanaman.

Baca Juga: Penasaran dengan Wisata Siwalk? Nikmati Keindahan Alam Sambil Seru-seruan di Sini!

Oleh karena itu, penting untuk mempercepat identifikasi spesies lain di ekosistem, terutama di negara-negara biodiversitas seperti Brasil.

Pemerintah dan lembaga terkait harus mendukung upaya-upaya para ilmuwan dalam melakukan penelitian dan memperoleh teknologi terbaru untuk mempercepat identifikasi spesies baru.***

 

Halaman:

Editor: Imaduddin Badrawi

Sumber: Wion News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X