Penyihir dari Riga: Mikhail Tal, Grandmaster Catur Brutal dalam Sejarah

- Sabtu, 8 Januari 2022 | 16:00 WIB
Bidak Hitam Queen dan Knight (k-e-k-u-l-é/pixabay)
Bidak Hitam Queen dan Knight (k-e-k-u-l-é/pixabay)

Kepiawaiannya mengatur strategi dan menjalankan bidak sangat berbahaya dan tampak seperti bunuh diri.

Meskipun terlihat berbahaya, dia selalu memiliki back-up/langkah alternatif dari pilihannya tersebut.

Baca Juga: Materi Khutbah Jumat : Faidah Iman Kepada Hari Akhir

Maka dari itu tidak heran ia mendapat predikat "Penyihir dari Riga" atau "Misha" dan bisa menjadi GM pria kedelapan.

Ia meninggal pada usia 55 tahun, karena gaya hidupnya yang tidak sehat seperti suka minum-minuman keras dan merokok.

Dia menjadi salah satu inspirasi dalam bermain Catur karena memang gaya permainnya yang sangat jarang dilihat.***

Halaman:

Editor: Febri Nur Hidayat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X