• Jumat, 9 Desember 2022

Dilelang Sepi Peminat, DPN Kombatan: Mahfud MD harus arahkan aset Tomy Soeharto untuk perumahan prajurit

- Rabu, 4 Mei 2022 | 04:13 WIB
aset Tomy Soeharto
aset Tomy Soeharto

INDONEWS TODAY - Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Kombatan (Komunitas Banteng Asli Nusantara) menyarankan agar Ketua Dewan Pengarah Satgas BLBI Mahfud MD mengarahkan aset Tommy Soeharto untuk fasilitas perumahan prajurit TNI dan anggota Polri. Sebab, dua kali aset hasil sitaan dari kasus BLBI itu dilelang tetap tidak ada yang berminat.

Kombatan menduga tidak adanya peminat karena orang takut di kemudian hari akan bermasalah. Apalagi, Aset Tomy sangat besar berupa bidang tanah seluas 1.248.876 meter persegi.  

Baca Juga: Single Duet Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah feat Siti Nurhaliza - Alhamdullillah Jadi Trending

"Menkopolhukam sebagai Ketua Dewan Pengarah Satgas BLBI sepatutnya mengarahkan solusi untuk perumahan prajurit TNI dan Polri. Karena dipastikan aman. Pemerintah perlu memikirkan itu, mengingat masih banyak prajurit TNI dan anggota Polri yang belum memiliki rumah sendiri," kata Ketua Umum Ormas Nasionalis DPN Kombatan, Budi Mulyawan, Jakarta, Jumat (29/4/2002).

Divisi Hukum DPN Kombatan, menurut Budi Mulyawan, terus mengikuti dan mengkaji langka-langka Satuan Tugas Penanganan Hak Tagih Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (Satgas BLBI) melelang aset-aset sitaan BLBI. Divisi Hukum Kombatan menilai untuk sementara ini memang tidak ada cela hukum pihak Tomy akan mempermasalahkan aset itu.

Walau demikian, lanjut dia, hal yang normal jika orang khawatir di kemudian hari jika sampai terjadi peta politik berubah, aset itu dipersoalkan kembali di pengadilan, tidak peduli fakta hukum lemah.   

Baca Juga: Menyentuh Banget ! Lirik Lagu Tiara Andini Janji Setia


"Jadi, siapa pun akan berpikir seribu kali untuk beli aset Tomy. Sekali pun harga lelang dibanting rendah. Apalagi, yang punya uang dan layak beli aset sebesar itu, hanya pengusaha kakak. Pasti tidak mau berspekulasi di kemudian hari berhadapan dengan Tomy," tegas Budi Mulyawan, yang di kalangan kader senior PDIP lebih akrab dipanggi Cepi.

"Karena itu, sebaiknya Satgas BLBI memulih solusi yang lebih manfaat untuk kepentingan negara dan masyarakat daripada terus memaksakan dilelang. Paling pas ya, diperuntukkan fasilitas perumahan prajurit TNI dan anggota Polri," imbuh Ketum Kombatan yang Ketua Dewan Pembina-nya politisi senior Sidarto Danu Subroto, mantan Ketua MPR RI, yang juga Asisten Presiden RI pertama Ir Soekarno.
 .
Selain untuk prajurit TNI dan Polri yang belum punya rumah, kata Cepi, juga PNS/ASN terutama para tenaga pendidik atau guru. Syaratnya, perlu ringan dengan skema DP atau uang muka persen.   

Baca Juga: Lirik Lagu Word yang Dinyanyikan oleh Alesso, Sudah Ditonton 1,4 juta

"Kami berkeyakinan Presiden Jokowi akan setuju jika Satgas BLBI mengusulkan dijadikan perumahan itu. Tinggal direalisasikan dengan kementerian terkait. Apalagi, tahun 2022 ini pemerintah mengalokasikan anggaran Rp5,1 Triliun untuk Dirjen Perumahan Kementeri PUPR," tandas Cepi.

"Daripada harus membeli tanah pihak swasta atau aset pribadi untuk membangun perumahan, bisa memanfaatkan aset yang dikuasai Satgas BLBI," imbuhnya.

Diketahui, Satgas BLBI melelang aset PT Timor Putera milik Tomy pasca lelang pertama tidak laku, digelar lagi lelang ulang pada Rabu, 27 April 2022. Prosesi lelang yang dibuka secara online tetap tidak ada peminat. Padahal, lelang kedua diberlakukan diskon sekitar Rp 3triliun terhadap aset-aset Tomy.

Nilai limit atau harga minimal barang yang dilelang ulang dipatok Rp 2.151.000.000.000 (Rp 2,1 triliun). Angka ini turun dari harga lelang pertama Rp 2.425.000.000.000 (Rp 2,4 triliun).

Baca Juga: Agnez Mo Rilis Single Anyar Patience , Duet dengan D SMoke

Besaran uang jaminan dari aset Tommy juga diturunkan. Lelang pertama uang jaminan Rp 1 triliun turun jadi Rp 430.200.000.000. (Rp430,2 milyar).

Direktur Hukum dan Hubungan Masyarakat DJKN Kementerian Keuangan, Tri Wahyuningsih Retno Mulyani mengatakan diturunkannya nilai limit aset Tommy yang akan dilelang itu hasil tim penilai. "Pada saat lelang pertama tidak laku itu, kita evaluasi. Kemudian, tim turun lagi ke lapangan," kata Ani, panggilan akrabnya dalam Bincang Bareng DJKN, Jumat (8/4/2022).

Aset Tommy Soeharto yang dilelang dua kali itu, berikut ini:
a. Sebidang Tanah SHGB No.3/Kamojing luas 518.870 M2 atas nama PT Timor Industri Komponen terletak di Desa Kamojing
b. Sebidang Tanah SHGB No.4/Kamojing luas 530.125 M2 atas nama PT KIA Timor Motors terletak di Desa Kamojing
c. Sebidang Tanah SHGB No 5/Cikampek Pusaka luas 100.985 M2 atas nama PT KIA Timor Motors terletak di Desa Cikampek Pusaka
d. Sebidang Tanah SHGB No. 22/Kalihurip luas 98.896 meter persegi atas nama PT KIA Timor Motors terletak di Desa Kalihurip.

Jakarta, 29 April 2022

DPN KOMBATAN

Budi Mulyawan
(Ketua. Umum)

Editor: Fauzi Rony

Sumber: Pers Rilis DPN KOMBATAN

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X