• Minggu, 29 Mei 2022

Pikiran Rakyat Media Network dan Promedia Temui Ketua DPD RI, Buka Peluang Kolaborasi

- Jumat, 8 April 2022 | 16:08 WIB
Pertemuan antara tim redaksi PRMN dengan DPD RI. (DPD RI)
Pertemuan antara tim redaksi PRMN dengan DPD RI. (DPD RI)


Segenap jajaran redaksi Pikiran Rakyat Media Network (PRMN) Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, di Lantai 8 Gedung Nusantara III, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta pada, Kamis, 7 April 2022.

Pertemuan tersebut dilakukan dalam rangka membangun sinergi dan kolaborasi antara kedua belah pihak.

Pada kesempatan itu, Ketua DPD RI yang diwakili Staf Khusus Ketua DPD RI Sefdin Syaifudin, Kepala Biro Protokol, Humas dan Media, Mahyu Darma beserta jajaran menyambut ramah kehadiran tim redaksi PRMN.

Baca Juga: Amankah Install Aplikasi MOD pada Smartphone? Mari Simak Bahayanya!


Dari PRMN hadir Dadang Hermawan selaku Pemimpin Redaksi (Pemred), Aldiro Kepala Biro Jakarta, Bimo Aditya Marketing Executive, Rizky Reporter dan Arief Surachman (Staf).

Pemimpin Redaksi PRMN, Dadang Hermawan berujar bahwa media PRMN merupakan buah  kolaborasi dengan kurang lebih 200-an portal berita.

"Hingga saat ini ada sekitar 1.500 pengusaha media telah bergabung dan 5.000 jurnalis yang terdapat di seluruh Indonesia. Rata-rata mereka adalah eks jurnalis dari berbagai media," tambah Dadang.

Baca Juga: JARWO CENTER Genjot dukung Ganjar Pranowo, 22 Propinsi Siap Deklarasi Dukung JarWo

Dadang pun berujar, didalam perkembangannya PRMN makin mendapat tempat di kalangan masyarakat.

Hal itu dibuktikan saat tiga tahun lalu PRMN hanya berada pada posisi 400 Alexa Rank, tetapi kini berhasil menempati peringkat kedua.

Artikel ini telah tayang di Pikiran-Rakyat.com dengan judul "Temui Ketua DPD RI, Pikiran Rakyat Media Network Siap Bangun Kolaborasi"

"Dalam perkembangannya, ada banyak portal yang tertarik bergabung. Kemudian sekarang kita buat media kedua namanya Promedia yang dilakukan dengan pola yang sama. Belum genap 1 tahun ada 400 portal. Hingga sekarang total 600 portal telah bergabung dan terus bertambah. Tingginya respon teman-teman media menjadi pengusaha namun mereka tidak memiliki kemampuan mengelola media yang baik," ujar Dadang.

Baca Juga: Tren Back to Nature, Produk Mustika Ratu Rebut Hati Konsumen di Dubai Expo 2020

Dalam kesempatan itu, Dadang sekaligus mengundang Ketua DPD RI untuk berkenan menghadiri talkshow yang dibuat tiap dua minggu sekali dengan sekitar 200 pemimpin redaksi dalam jaringan PRMN.

Di kesempatan yang sama, Staf Khusus Ketua DPD RI, Sefdin Syaifudin, menuturkan secara kelembagaan, DPD RI berfungsi melakukan pengawasan terhadap eksekutif.

Dalam rangka menjalankan peran dan fungsi pengawasan, DPD RI telah memanfaatkan mesin Big Data.

Baca Juga: BPIP dan Pangdam V/Brawijaya Sepakat Perkuat Kolaborasi Bumikan Pancasila

"Kita scroll isu yang memang menjadi perhatian masyarakat. Isu itu muncul di mesin kita dan menjadi rekomendasi isu. Ketua mengikuti ritme itu, sekaligus tersambung dengan masyarakat di daerah karena bottom-up issue," tutur Sefdin.

Terkait kolaborasi, Sefdin mengatakan bahwa Ketua DPD RI selalu mengatakan jika semua media harus diakomodasi dengan baik.

"Semua media harus diakomodasi, baik media besar atau kecil secara proporsional untuk mendapatkan peluang bersinergi dengan DPD RI. Prinsipnya harus diakomodasi," ujar Sefdin.

Baca Juga: Jamu Go Internasional ! MRAT dan Garuda Kolaborasi Suguhkan Jamu Ready To Drink Dalam Penerbangan ke Mandalika

Sefdin menambahkan bahwa kolaborasi dan sinergi juga bisa dilakukan melalui kerja sama penyiaran melalui podcast yang sudah dimiliki DPD RI.

"Bisa juga itu dikolaborasikan. Host-nya berasal dari Pikiran Rakyat dengan narasumber anggota DPD RI. Itu terobosan yang bisa disinergikan," ujarnya.

Sementara itu Kepala Biro Protokol, Humas dan Media, Mahyu Darma membuka ruang dan peluang kepada Pikiran Rakyat Media Network untuk menjalin kolaborasi.

"Tentu akan kami akomodasi. Kita melihat dari sisi tulisan itu Pikiran Rakyat sudah cukup baik. Salah satu tugas kami adalah mempublikasi kinerja DPD RI. Hak suara oleh alat kelengkapan bisa disuarakan. Dan di sini titik kolaborasi kita," kata Mahyu Darma.***



 

Halaman:

Editor: Fauzi Rony

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X