• Rabu, 7 Desember 2022

BPIP dan Pangdam V/Brawijaya Sepakat Perkuat Kolaborasi Bumikan Pancasila

- Jumat, 25 Maret 2022 | 19:00 WIB
BPIP dan Pangdam V/Brawijaya Perkuat Kolaborasi Bumikan Pancasila
BPIP dan Pangdam V/Brawijaya Perkuat Kolaborasi Bumikan Pancasila

Jawa Timur - Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) dan Pangdam V/Brawijaya Surabaya berkomitmen membumikan Pancasila dengan metode kekinian.

Kepala BPIP Prof. Drs. Yudian Wahyudi, M.A., Ph.D mengatakan kolaborasi tersebut merupakan tindak lanjut kerjasama dengan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KASAD). Bahkan menurutnya penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) akan segera dilakukan bersama Panglima TNI.

"Kita juga akan menjadwalkan MoU dengan Panglima TNI", ujar Kepala BPIP saat melakukan Kunjungan Kerja di Jawa Timur, Jum'at, (25/03/2022).


Baca Juga: MRAT dan Djarum Foundation Bekerjasama Tingkatkan Kompetensi Bidang Kecantikan di SMKN PGRI 1 Kudus

Ia berharap kolaborasi ini dapat dilakukan dengan masing-masing program atau kegiatan yang sudah di miliki baik BPIP dan Pangdam V/Brawijaya Jawa Timur.

Dirinya juga menjelaskan BPIP bertanggungjawab langsung kepada Presiden yang memiliki tugas membantu Presiden merumuskan arah kebijakan Pembinaan Ideologi Pancasila.

"Selain melaksanakan koordinasi, sinkronisasi dan pengendalian PIP secara menyeluruh dan berkelanjutan juga program-program lainnya seperti menyusun standar pendidikan dan diklat", jelasnya.

BPIP dan Pangdam V/Brawijaya Perkuat Kolaborasi Bumikan Pancasila

Pihaknya juga saat ini telah menyusun buku pedoman pendidikan dan pelatihan bagi TNI, Polri, ASN dan organisasi kemasyarakatan lainnya.

"Kami hanya mengukur dan memperkokoh Pancasila bukan mengajari", tegasnya.

Pelaksana Tugas Sekretaris Utama BPIP Dr. Drs. Karjono, S.H., M.Hum juga mengatakan BPIP kini telah memiliki mata ajar pendidikan Pancasila bagi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sampai dengan Pergurian Tinggi.

Baca Juga: Agenda Pertama DEWG dilaksanakan, Indonesia Siap Pimpin Forum G20

Menurutnya dasar tersebut adalah terbitnya Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 2022 tentang perubahan PP Nomor 57 tahun 2021 Tentang Standar Nasional Pendidikan.

"Salah satu keuntungan PP 4 adalah Pencasila menjadi paling utama dalam mata ajar, sedangkan Kewarganegaraan menjadi bagian dari Pendidikan Pancasila", pungkasnya.

Ia berharap dengan ditandatanganinya PP tersebut oleh Presiden Pangdam V/Brawijaya dapat mensosialisasikannya sampai tingkat Bintara Pembina Desa (Babinsa).

Baca Juga: Daftar Makanan Ini Ternyata Bukan Berasal Dari Indonesia

"Kami berharap nannti berkenan terus disosialisasikan mata ajar Pancasila dengan cara kekinian", ucapnya.

Ia mengaku dalam mata ajar Pendidikan Pancasila tersebut terdapat 75 persen dengan metode peraktek dan 35 persen teori.

"Kemarin dengan Kasad banyak hal yang dibahas, salah satunya dengan adanya kebijakan-kebijakan itu TNI dan BPIP sejajar dalam memberantas radikalisme", tutupnya.

Baca Juga: Fakta Unik Paus Biru , Hewan Yang Terancam Punah


Dalam kesempatan yang sama Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah BPIP Antonius Benny Susetyo berharap kolaborasi ini menjadi masif dalam pembumian Pancasila khususnya di Jawa Timur.

"Banyak hal yang diajarkan secara kekinian mengenai Pancasila seperti animasi-animasi, melalui musik, olahraga maupun kuliner", paparnya.

Ia juga mengakui TNI merupakan ujung tombak Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan tidak memiliki kepentingan apapun kecuali menjaga kedaulatan bangsa.

Baca Juga: Resep Ayam Goreng Mentega Untuk Buka Puasa


"TNI ini terjaga dan kesetiaan kepada NKRI sangat kuat dan tidak memiliki kepentingan politik praktis", ujarnya.

Dirinya juga berharap Pangdam V Brawijaya menjadi role model bagi pangdam lainnya dalam pembumian nilai-nilai Pancasila.

Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Nuchahyanto, M.Sc menyambut baik dalam kolaborasi atau gotong royong dalam pembumian Pancasila.

Baca Juga: 4 Mitos Menstruasi Zaman Dulu Yang Masih Ada Sampai Sekarang

"Kami sangat mengapresiasi kedatangan BPIP dan siap mendukung semua program dan kegiatan BPIP dalam.pembumian Pancasila", terangnya.

Ia juga mengakui banyak program yang dibuat bahkan sudah berjalan, baik mengenai pembangunan infrastrukur seperti program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) maupun penguatan kebangsaan termasuk Penanaman nilai-nilai Pancasila.

"Bahkan kami sudah ada beberapa kampung Pancasila yang dibentuk", tegasnya.

Halaman:

Editor: Fauzi Rony

Sumber: Promedia Teknologi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Hari Anti Korupsi Sedunia 2022 Logo (HAKORDIA) 2022

Selasa, 6 Desember 2022 | 14:16 WIB

Breaking News ! Gempa Barusan Terjadi di Jawa Timur

Selasa, 6 Desember 2022 | 13:29 WIB

Info Gempa Banyuwangi Berkekuatan 2,3 Magnitudo

Senin, 5 Desember 2022 | 18:25 WIB

Beredar Video, Satu Dusun Tertutup Lahar Dingin Semeru

Minggu, 4 Desember 2022 | 19:37 WIB
X