Gila! Terungkap Fakta Terbaru! Gazalba Saleh Tersangka KPK untuk Kedua Kalinya, Ini yang Terjadi di MA

- Rabu, 22 Maret 2023 | 13:25 WIB
Ilustrasi Korupsi Pajak Fortuner di Samsat Kelapa Dua (pexels/Tima)
Ilustrasi Korupsi Pajak Fortuner di Samsat Kelapa Dua (pexels/Tima)


INDONEWSTODAY.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengambil tindakan hukum terhadap salah satu Hakim Agung, Gazalba Saleh, yang kini menjadi tersangka dalam kasus gratifikasi dan pencucian uang.

Sebelumnya, Gazalba juga sudah dijerat KPK terkait suap pengaturan vonis kasasi di Mahkamah Agung.

Dalam pengusutan kasus suap tersebut, KPK menemukan adanya tindak pidana lain yang dilakukan Gazalba, yakni gratifikasi dan pencucian uang.

Baca Juga: Menjaga Kesehatan Bayi Anda dari Teror Infeksi Jamur Kulit yang Mengerikan!

Gazalba menjadi salah satu Hakim Agung yang dijerat sebagai tersangka KPK dalam dugaan suap penanganan perkara di Mahkamah Agung.

Gazalba dijerat sebagai tersangka bersama Hakim Agung Sudrajad Dimyati dan sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Mahkamah Agung.

KPK menduga Gazalba dan Sudrajad Dimyati serta sejumlah pegawai Mahkamah Agung menerima suap yang totalnya SGD 822.000 atau sekitar Rp 9.382.735.560 (kurs SGD 1 = Rp 11.416).

Baca Juga: Ramalan Zodiak Hari Ini Rabu 22 Maret 2023, Capricorn Datang Hal Tak Terduga dan Aquarius Hari Ini Melelahkan

Mereka diduga menerima suap terkait pengaturan vonis kasasi di Mahkamah Agung.

Penerimaan suap tersebut terkait dengan dua pengurusan perkara kasasi, di mana Gazalba menerima SGD 310.000 dan Sudrajad Dimyati menerima SGD 200.000.

Dalam kasus ini, penyidik KPK juga menemukan adanya tindak pidana pencucian uang yang dilakukan oleh Gazalba.

Baca Juga: Obat Alami untuk Mengalahkan Infeksi Jamur Kulit - Hanya untuk Mereka yang Berani Mencoba!

KPK menduga uang suap yang diterima oleh Gazalba dicuci melalui sejumlah rekening dan properti. Oleh karena itu, Gazalba kini dijerat sebagai tersangka gratifikasi dan pencucian uang.

KPK saat ini sedang mengusut setidaknya tiga kasus dugaan suap pengaturan vonis di Mahkamah Agung, di mana terdapat sejumlah ASN Mahkamah Agung yang menjadi tersangka penerima suap.

Selain itu, KPK juga menjerat hakim yustisial/panitera pengganti bernama Edy Wibowo dalam kasus yang terkait vonis kasasi pailit Yayasan Rumah Sakit.

Halaman:

Editor: Imaduddin Badrawi

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X