Dilema Mengkonsumsi Gula, Bagiamana Positif dan Negatifnya

- Rabu, 16 November 2022 | 21:55 WIB
Ilustrasi macam-macam jenis gula (freepik.com/author/azerbaijan-stockers)
Ilustrasi macam-macam jenis gula (freepik.com/author/azerbaijan-stockers)

Indonewstoday.com - Gula merupakan sumber utama energi untuk tubuh, namun gula yang berlebihan juga dapat menimbulkan penyakit yang tidak kalah mengerikan. 

Dalam kehidupan sehari-hari, gula sepertinya tidak bisa dipisahkan dalam hidup kita. Beragam makanan, kue dan minuman menggunakan gula sebagai pemberi rasa manis. 

Gula juga memperbaiki tekstur makanan dan minuman menjadi lebih kental, aroma lebih lezat dan memperbaiki warna menjadi kuning kecokelatan.

Baca Juga: Berapa Dosis Ideal Pemakaian Obat Paracetamol unuk Anak Demam

Hampir sebagiaan orang mengartikan gula adalah pasir, padahal sebetulnya pengertian gula adalah semua jenis pemanis yang mengandung kalori. Seperti gula merah, sirup mapel, gula batu, gula semut atau gula bit. 

Gula pasir yang paling populer merupakan sukrosa yang termasuk adlam kategori jenis gula disakarida. Secara kimiawi, gula disakarida ini tersusun atas dua unit monosakarida, yaitu glukosa dan fruktosa. 

Selain sukrosa, jenis lain dari gula disakarida adalah laktosa dan galaktosa. Laktosa sering disebut gula susu, secara kimiwai laktosa ini tersusun dari galaktosa dan glukosa. Sedangkan maltosa komposisinya terdiri atas dua molekul glukosa

Baca Juga: Oleh-oleh Keripik Buah Mangga khas Indramayu, Harga Murah dan Tahan Lama

Apakah gula memiliki efek positif dan negatif? 

Halaman:

Editor: Imaduddin Badrawi

Sumber: Dokter Kita

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pentingnya SADARI dalam Deteksi Dini Kanker Payudara

Jumat, 3 Februari 2023 | 19:14 WIB

HPV DNA: Metode Baru Deteksi Dini Kanker Leher Rahim

Jumat, 3 Februari 2023 | 19:04 WIB
X