• Sabtu, 13 Agustus 2022

Puncak Omicron di Indonesia Diprediksi Februari-Maret, Pemerintah: Tetap Waspada dan Jangan Panik

- Selasa, 25 Januari 2022 | 10:44 WIB
Ilustrasi - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor HK.02.01/MENKES/18/2022 tentang Pencegahan dan Pengendalian Kasus COVID-19 Varian Omicron (B.1.1.529). (sehatnegeriku.kemenkes)
Ilustrasi - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor HK.02.01/MENKES/18/2022 tentang Pencegahan dan Pengendalian Kasus COVID-19 Varian Omicron (B.1.1.529). (sehatnegeriku.kemenkes)

Indonewstoday.com - Berdasarkan update data terkini, Pemerintah memperkirakan puncak kasus varian Omicron di Indonesia terjadi pada pertengahan Februari hingga awal Maret 2022.

Hingga 12 Januari 2022, kasus varian Omicron di Indonesia sudah mencapai 572 kasus dan 300 orang di antaranya sudah dinyatakan sembuh. Dilansir dari Kementrian Kesehatan Indonesia.

Hanya ada 3 orang yang butuh oksigen  dan rawat inap.

Baca Juga: Peringatan Dini Gelombang Tinggi Air Laut di Indonesia 25 Januari 2022

Dua diantaranya sudah sembuh dan pulang dari rumah sakit dengan gejala yang dialami termasuk ringan.

Menurut pengamatan terhadap sejumlh negara puncak Omicron dicapai secara cepat dan tinggi prediksi Februari-Maret.

Waktunya berkisar antara 35-65 hari sejak kasus pertama ditemukan.

Baca Juga: Prakiraan Hujan Wilayah Indonesia 25 Januari 2022

Negara yang sudah melewati puncak, menunjukkan tingkat perawatan di RS (hospitalisasi) untuk pasien Omicron lebih rendah(30-40% dibandingkan varian Delta).

Halaman:

Editor: Mila Miza

Sumber: Kemenkes RI

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kabar Baik! Update Vaksinasi Booster di Indonesia

Selasa, 12 April 2022 | 06:58 WIB

Bulan Puasa, Jaga Kondisi Diri Selama Berpuasa

Selasa, 29 Maret 2022 | 15:10 WIB

10 Makanan Sehat Yang Cepat Menaikkan Berat Badan

Minggu, 28 November 2021 | 12:00 WIB
X