• Minggu, 4 Desember 2022

Mengenal Si Tukang Adu Domba (Namimah)

- Minggu, 24 Juli 2022 | 14:09 WIB
Ciri orang yang suka adu domba (PDPics )
Ciri orang yang suka adu domba (PDPics )

Indonewstoday - Allah ciptakan manusia itu secara umum ada 2 kelompok; Manusia yang baik dan manusia yang buruk.

Masing-masing kelompok ini memiliki ciri dan tanda yang bisa diketahui. Tak terkecuali seorang muslim.

Karena seorang muslim, siapapun orangnya tidak ada jaminan bisa bebas bersih dari tanda-tanda keburukan.
Dalilnya adalah firman Allah,

ثُمَّ أَوْرَثْنَا الْكِتَابَ الَّذِينَ اصْطَفَيْنَا مِنْ عِبَادِنَا ۖ فَمِنْهُمْ ظَالِمٌ لِّنَفْسِهِ وَمِنْهُم مُّقْتَصِدٌ وَمِنْهُمْ سَابِقٌ بِالْخَيْرَاتِ

"Kemudian Kitab suci itu Kami wariskan kepada orang-orang yang telah Kami pilih dari para hamba-hamba Kami. Maka di antara mereka ada yang menzhalimi diri mereka sendiri. Dan di antara mereka ada yang pertengahan. Serta di antara mereka ada yang berlomba dalam kebaikan."
(QS. Fathir:32)

Baca Juga: Variasi Menu Makanan Sate Yang Bisa Dicoba Di Rumah, Lezat Dan Nikmat Disantap Bersama Keluarga

    Diantara ciri 2 kelompok manusia ini, Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,

 إن خيار عباد الله من هذه الأمة الذين إذا رؤوا ذكر الله تعالى، وإن شرار
عباد الله من هذه الأمة المشاؤون بالنميمة المفرقون بين الأحبة الباغون للبراء
العنت

"Sebaik-baik hamba Allah adalah mereka yang membuat orang lain mengingat Allah saat melihatnya. Dan seburuk-buruk hamba Allah adalah mereka yang berjalan ke sana ke mari dengan namimah lagi perusak hubungan dan pencari-cari kesalahan orang yang bersih."
(HR. Bukhori dalam Adabul mufrod , Silsilah ash-shahihah no.2849)

    Dari hadis ini semestinya seseorang mengetahui ciri dan tanda manusia yang buruk agar bisa terhindar dari dosa dan kebinasaan.
    Dari Hudzaifah bin Al-Yaman ia berkata,

كان الناس يسألون رسول الله صلى الله عليه وسلم عن الخير وكنت أسأله عن الشر مخافة أن يدركني

"Dahulu orang-orang bertanya kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam tentang kebaikan. Namun saya bertanya kepada Beliau tentang keburukan, karena saya khawatir akan terjerumus pada keburukan."
(HR. Bukhori & Muslim)

Baca Juga: Kabar Gembira Untuk Para Nakama!! One Piece Film: Red Akan Segera Tayang di CGV Cinemas!!

    Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam sebutkan, bahwa namimah merupakan tanda manusia yang buruk.

1. Makna namimah

    Berkata imam Nawawi,
Namimah adalah berbicara pada satu orang kepada orang lain dengan niat menimbulkan kerusakan.
( Al-Majmu' syarhu shahih muslim 2/112)

2. Manusia keji yang gemar menimbulkan permusuhan

    Seorang nammam (tukang namimah) adalah orang yang gemar berbicara dengan maksud menimbulkan permusuhan di antara manusia.
( Faidhul qodhir 3/133, Al-Munawi)
    Seorang tukang namimah, adalah manusia yang keji. Sebagaimana Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,

أَلا أُنَبِّئُكُمْ ما العَضْهُ؟ هي النَّمِيمَةُ القالَةُ بيْنَ النَّاسِ

"Maukah aku kabarkan kepada kalian apa itu al-'adhoh (perbuatan keji)? Itu adalah namimah, yang gemar kian kemari berbicara permusuhan di antara manusia."
(HR. Muslim)

Baca Juga: UAD FAIR Asah Skill dan Jiwa Enterpreneurship Mahasiswa Sebelum Terjun Menjadi Wirausahawan Muda

     Berkata Syaikh Al-'Utsaimin,
"Namimah adalah memindahkan ucapan seseorang kepada orang lain dengan maksud kerusakan. Dan namimah termasuk dosa besar."
( Syarhu riyadhish shalihin 6/147)

3. Pemutus persaudaraan dan silaturahim

    Seorang tukang namimah adalah orang yang gemar memisah dan memutus persaudaraan di antara 2 orang atau lebih.
    Berkata Syaikh Al-'Utsaimin,
"Namimah, sebagaimana yang dikabarkan oleh Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam adalah pemutus silaturahim, dan pemecah belah hubungan di antara manusia.
    Misalnya engkau lihat, 2 orang teman yang saling akrab kemudian datang si tukang namimah dengan berkata pada salah satunya, "Kawanmu itu mencelamu!" Lalu berubahlah keakraban tadi menjadi permusuhan."
( Majmu' fatawa 9/524)

Baca Juga: Orang Tua Harus Tahu!! 6 Ciri Gangguan Mental pada Remaja. Bisa Memacu Bunuh Diri Loh!!

4. Banyak bersumpah lagi pencela

    Allah berfirman,

وَلا تُطِعْ كُلَّ حَلَّافٍ مَهِينٍ هَمَّازٍ مَشَّاءٍ بِنَمِيمٍ

"Janganlah kamu ikuti setiap orang yang banyak bersumpah lagi hina, pencela dan berjalan ke sana ke mari dengan namimah."
(QS. Al-Qolam:10-11)

    Karena si tukang namimah ia menyadari bahwa ucapannya sulit diterima. Oleh karena itu, ia gunakan sumpah agar orang lain mau mengikuti apa yang ia kabarkan.
    Dan terkadang ia berdusta untuk menarik simpati orang lain.
    Berkata Ibnu 'Abbas radhiallahu 'anhu,
" Mahin مَهِينٍ (pada ayat di atas) adalah pendusta.
( Tafsir ath-thobari 23/534)

Halaman:

Editor: Fauzi Rony

Sumber: Abu Anisa Purba

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Wahai Wanita, Manakah Tipe Suami mu ?

Rabu, 9 November 2022 | 09:05 WIB

Kemenag Ajak Shalat Gerhana Bulan 8 November 2022

Selasa, 8 November 2022 | 18:59 WIB

Inikah Harga Sebuah Persaudaraan ?

Selasa, 8 November 2022 | 06:05 WIB

Ini Cara Agar Tidak Bosan Baca Alquran

Senin, 7 November 2022 | 19:10 WIB

Sedekah yang Paling Utama , Bagaimana Menurut Ulama ?

Senin, 7 November 2022 | 16:56 WIB

Inilah Pekerjaan Terbaik Menurut Nabi Muhammad

Senin, 7 November 2022 | 08:42 WIB

Qatar Sambut Pecinta Piala Dunia dengan Hadits Nabi

Sabtu, 5 November 2022 | 06:11 WIB

Mengenal Si Tukang Adu Domba (Namimah)

Minggu, 24 Juli 2022 | 14:09 WIB

18 Soal Jawab Fiqih Qurban

Rabu, 6 Juli 2022 | 03:57 WIB
X