Thursday, 18 December 2014

Gara-gara Tertusuk Kawat, Perusahaan Lingerie Jepang Tarik 20.000 BH dari Konsumennya

By: Ahmad Santosa On: 12/18/2014 01:52:00 am
  • Share The Gag
  • INDONEWSTODAY.COM, Gara-gara keluhan dari konsumen, produsen pembuat lingerie asal Jepang menarik kembali 20.000 bra setelah datang keluhan yang konsumennya yang mengatakan tiba-tiba tertusuk kawat yang keluar dari bra mereka.

    Produsen Triumph International asal
    Jepang,telah membuat bra dengan panel surya yang disebut "Abenomics" bra yang diterbitkan oleh Shinzo Abe, perdana menteri Jepang tersebut harus menarik kembali peredaran bertenaga surya tersebut.

    "Mohon maaf kami mengganggu, tapi kami meminta pelanggan untuk berhenti menggunakan bra segera." kata juru bicara perusahaan dan berjanji akan menggantikan dengan yang baru.

    Penarikan kembali diterapkan untuk sekitar 22.000 bra mulai biaya 5.600 sampai 6.200 ¥en (£ 30 sampai £ 34) dan hanya berlaku untuk area Jepang.

    Hingga saat ini belum ada laporan korban luka dan cacat, yang disebabkan oleh ujung-ujung underwires yang menonjol dari lubang di kain BH.

    "Itu akan mengerikan jika hal itu terjadi lagi dan kulit seseorang bisa tergores." kata juru bicara perusahaan.

    Wednesday, 17 December 2014

    Hampir 269.000 ton Sampah Plastik Dibuang ke Laut dan Mengalir ke Samudera

    By: Ahmad Santosa On: 12/17/2014 10:57:00 pm
  • Share The Gag
  • INDONEWSTODAY.COM, Yayasan Penelitian Kelautan The Algalita Research Foundation telah menganalisis sampel dari 12 tempat di Samudera Atlantik, Laut Mediterania dan Samudera Hindia diambil antara tahun 2001 dan 2012, mereka menemukan untuk pertama kalinya bahwa jumlah besar bentuk microplastics telah terakumulasi dalam sedimen laut dalam.

    Sebuah studi awal bulan ini, yang paling komprehensif menyebut bahwa ada 5TN potongan plastik di lautan di dunia, dengan berat hampir 269.000 ton. Mereka memperingatkan bahwa jumlah itu hanya 0,1% dari produksi plastik global tahunan.

    Prof Lucy Woodall, dari Museum Sejarah Alam di London  mengatakan, "Ini masih bagian dari puncak gunung es. Serat yang ada di lautan kita dan mereka tampaknya cukup melimpah dibandingkan dengan penelitian serupa yang telah melihat hal yang sama. Sekarang kita perlu mencari tahu apa dampak yang di lingkungan kita." katanya.  
     
    Woodall menambahkan bahwa, "Masih cukup banyak segala sesuatu di lingkungan kita, komputer kita memiliki plastik, tas, dan cangkir. Semua hal-hal yang berpotensi dapat berakhir di laut dan mencemarinya.

    Sementara itu hingga saat ini berbagai organisme diketahui menelan microplastics, dan dikhawatirkan ini dapat mengakibatkan cedera fisik dan / atau toksikologi.

    Di Inggris, Upah Buruh Lebih Tinggi Dibandingkan Biaya Hidup dan Inflasi

    By: Ahmad Santosa On: 12/17/2014 08:31:00 pm
  • Share The Gag
  • INDONEWSTODAY.COM, Upah minimum untuk buruh di Inggris mengalami kenaikan sebesar 1,6%, tidak termasuk bonus membuat kalangan buruh sedikit gembira.

    Pada bulan Oktober yang lalu, upah untuk buruh naik sebesar 1,8% dibandingkan dengan tahun sebelumnya, yang merupakan kenaikan tertinggi dalam tujuh bulan menurut Kantor Statistik Nasional Inggris. Sedangkan tingkat inflasi 1,3% bulan Oktober tahun ini, menandakan kenaikan upah yang riil.

    James Knightley, ekonom di ING, mengatakan, "Dengan inflasi berjalan pada 1% dan diatur untuk jatuh lebih jauh kita akan melihat hal ini cukup untuk real take-home pay. Kepercayaan dari konsumen kembali pada tingkat wajar untuk belanja mereka." katanya seperti dilansir dari The Guardian hari ini (17/12/2014).

    Danny Alexander, sekretaris Departemen Keuangan Inggris mengatakan, "Angka-angka pendapatan menunjukkan bahwa efek positif dari pemulihan ekonomi kita mulai menunjukkan dalam upah rakyat." katanya.

    Sementara itu data pengangguran di Inggris tidak berubah pada kisaran 6% pada periode Agustus hingga Oktober 2014. Ada sejumlah 63.000 pengangguran di Inggris yang pada tiga bulan lalu masih bertahan di  1.960.000 orang.

    Alan Clarke, ekonom di Scotia Bank, mengatakan, "Agar adil, pengangguran sangat turun drastis, jauh lebih cepat dari yang diharapkan, sehingga kita lolos dari ancaman krisis dan bencana sosial." katanya.

    Usai Berniat Mau Jual Gedung, Menteri BUMN Akan Larang Penggunaan Jilbab

    By: Ahmad Santosa On: 12/17/2014 07:27:00 pm
  • Share The Gag
  • Jakarta - IndoNewsToday.com, Masyarakat menilai Menteri BUMN Rini Soemarno era Joko Widodo selalu menebar sensasi, mulai dari rencana menjual gedung BUMN hingga perekrutan PNS yang dilarang berjilbab.

    Komisi VIII DPR (bidang Agama) Deding Ishak, mengecam peraturan baru dari Menteri BUMN yang melarang calon PNS BUMN untuk berjilbab.

    "Kalau dia (Rini) melarang pengunaan jilbab, sama saja dia telah melanggar undang-undang, karena ini kebebasan yang menyangkut HAM di dalamnya. Makanya sebelum memutuskan itu, Rini belajar UU dan lihat Pasal 29." ujarnya hari ini (17/12/2014) di Jakarta.

    Ia menjelaskan bahwa keputusan Rini sudah menabrak UU dan konstitusi, pengunaan jilbab yang dilarang di wilayah kementerian BUM justru sangat kontraproduktif, dan memunculkan diskriminasi terhadap mereka yang beragama islam.

    Sementara itu @estiningsihdwi memposting kriteria kriteria rekruitmen PNS Kementerian BUMN, seperti dilarang mengenakan jilbab panjang, pria dengan berjanggut, serta celana yang menggantung.

    Aher: Kurikulum 2013 Lebih Baik Dibandingkan Kurikulum 2006

    By: Ahmad Santosa On: 12/17/2014 06:46:00 pm
  • Share The Gag
  • Bandung - IndoNewsToday.com, Kurikulum 2013 (Kurtilas) yang saat ini sedang dievaluasi oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengundang banyak komentar dari kalangan masyarakat, tidak terkecuali dari Pemerintah Daerah.

    Salah satunya datang dari Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan yang menilai kurikulum 2013 ini lebih baik dari kurikulum 2006. Karena secara substansi lebih lengkap dari kurikulum 2006.

    "Hanya saja dalam pelaksanaannya perlu kebertahapan yang harus lebih terukur. Mungkin karena masa akhir jabatan sehingga cenderung dipaksakan, tergesa-gesa. Karena dalam kurikulum 2013 ini skill guru harus betul-betul meningkat. Jadi kalau percontohan dulu saya kira tidak ada persoalan." katanya di Bandung, hari ini (17/12/2014)

    Lebih lanjut pria yang sering disapa Aher ini menuturkan bahwa SMA-SMA di Bandung sudah menyatakan siap melaksanakan secara utuh kurikulum 2013.

    "Menurut saya karena sudah bagus, sebaiknya perlu dipertahankan, hanya perlu kebertahapan pelaksanaan sesuai dengan kondisi daerah dan sekolah masing-masing." tutupnya.

    Pemprov Jabar Raup 545 Miliar Dana dari CSR

    By: Ahmad Santosa On: 12/17/2014 05:46:00 pm
  • Share The Gag
  • Bandung - IndoNewsToday.com, Pemerintah Provinsi Jawa Barat berhasil meraup dana CSR (Corporate Social Responsibility) sepanjang 2012-2015 (tiga tahun) sebesar Rp545 miliar.

    Hal ini diungkapkan oleh Kepala Bapedda Jabar Denny Juanda yang mengatakan dana tersebut dihimpun lebih dari 65 perusahaan yang tergabung dalam program Forum Jabar CSR.

    "Kumulatif dari tahun 2012 hingga 2015 terkumpul sebesar Rp 545 Miliar, dari PT Aneka Tambang, Chevron, Indocemen, PLN, Tirta Investama Aqua Danone, BJB, Toyota, Jasa Sarana, dan lainnya." katanya saat acara peresmian bersama proyek-proyek CSR / TJSLP Jawa Barat di Gedung Sate Bandung hari ini (17/12/2014).

    Ia menyebutkan 65 perusahaan tersebut terdiri dari 51 BUMN, 15 perusahaan swasta dan 3 BUMD. Semua hasil dana CSR akan  diinformasikan secara terbuka dan transparan kepada masyarakat melalui situs www.csrjabar.com yang bisa diakses melalui internet.

    Rupiah Melemah Sentuh 13.000/dollar, Jokowi Panggil Gubernur Bank Indonesia

    By: Ahmad Santosa On: 12/17/2014 05:23:00 pm
  • Share The Gag
  • Jakarta - IndoNewsToday.com, Rupiah pada perdagangan penutupan kemarin (16/12/2014) sudah menembus angka di atas Rp 13.000 per-dollar, sangat lemah dibandingkan beberapa bulan terakhir. 

    Hal ini membuat pemerintah gerah dan akan segara bergerak cepat untuk mengantisipasi pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) yang lebih jauh lagi.

    Presiden Joko Widodo (Jokowi) rencananya akan memanggil Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo beserta jajaran petinggi BI lainnya untuk membicarakan masalah pelemahan nilai tukar tersebut.

    Jokowi mengatakan pemerintah akan mengadakan pertemuan dengan BI dalam waktu dekat ini. Namun Jokowi tidak dapat memastikan karena Agus Martowardojo sedang keluar negeri.

    "Kalau ketemu Pak Gubernur BI mungkin lusa. Karena dia masih di luar negeri, tunggu 1-2 hari lagi," kata Jokowi di Gedung BPK beberapa saat lalu.

    Terkait para menteri kabinet kerja yang saat ini sudah berada di Istana Negara, Jokowi menjelaskan, hal tersebut hanyalah pertemuan rutinitas setiap malam.

    "Kalau itu menteri-menteri tiap malam memang rapat, setiap malam ada rapat. Kalau mau tahu hasilnya, kamu tunggu terus di sana." bebernya.