Friday, 31 October 2014

Serius Moraturium PNS Hingga 5 Tahun Tanpa Pengadaan CPNS? Ini Jawabannya

By: Ahmad Santosa On: 11:39
  • Share The Gag
  • Jakarta - IndoNewsToday.com, Rencana Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara serta Reformasi Birokrasi yang akan kembali melaksanakan moratorium Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk tahun depan, tidak sepenuhnya akan meniadakan.

    Filosofi tentang moraturium tidak seharusnya tanpa ada lagi pengadaan CPNS, namun moraturium yang dimaksud tersebut adalah audit kepegawaian, apakah di masing-masing lembaga pemerintah sedang membutuhkan pegawai atau tidak sehingga Kemenpan akan menilai dan mengevaluasi setiap birokrasi agar pengadaan CPNS benar-benar dibutuhkan atau tidak. 


    Hal tersebut diutarakan oleh Herman Suryatman selaku Biro Hukum, Informasi, dan Humas Kemenpan-RB Republik Indonesia. "Moraturium itu bukan berarti meniadakan (Pengadaan CPNS, red) mengkaji, mengevalusi, berpikir kembali, saat ini birokrasi berada di posisi mana. Hingga saat ini intruksi dari pak Menteri sudah berjalan efektif. Lakukan audit organisasi, seperti struktur sehingga nanti akan diukur berapa kebutuhannya. Setelah jelas tentu kita bisa merumuskan yang tepat dalam kebijakan." katanya dalam sebuah wawancara di Jakarta hari ini Jumat (31/10/2014).

    Lebih lanjut ia menembahkan bahwa saat ini kebutuhan PNS harus berbasis data. "Semua kebutuhan PNS saat ini harus berbasis data, tergantung kebutuhannya berapa." tambahnya. 

    Hingga saat ini, menurutnya kebijakan pemerintahan sebelumnya sudah bagus. "Saya kira pemerintahan sebelumnya sudah bagus, sudah zero growth (0 pertumbuhan) artinya tidak ada penambahan hanya ada pengadaan untuk mengisi kekosongan karena banyak yang pensiun. Pak Menteri juga sudah memberi sinyal yang kuat bahwa itu akan diteruskan. Intinya memanfaatkan pegawai yang ada, bukan berarti tidak ada pengadaan tetapi akan memanfaatkan yang ada. Sehingga jika terjadi kekosongan (maka akan, red) diadakan kembali." tegasnya lagi. 

    Ditanya mengenai bagaimana dengan pengadaan guru PNS dan tenaga medis ia menjelaskan bahwa Indonesia terus membutuhkan tenaga pendidik dan medis karena setiap tahun penduduk Indonesia semakin bertambah. "Misalnya untuk guru dan tenaga kesehatan, karena kondisi di lapangan memang sangat dibutuhkan. Moraturium disini bukan tanpa pengadaan tetapi mengevaluasi kembali sehingga pada tahun 2015 nanti sudah dipetakan. Sehingga nanti kebijakan yang akan diputuskan akan betul-betul menjadi solusi birokrasi ke depan agar lebih efisien dan efektif." tutupnya.

    Usai Sholat Jumat, Jokowi Akan Bertemu dengan Imam Besar Masjidil Haram

    By: Ahmad Santosa On: 10:59
  • Share The Gag
  • Jakarta - IndoNewsToday.com, Presiden Joko Widodo (Jokowi) hari ini Jumat (31/10/2014) bakal bertemu Imam Besar Masjidil Haram, asal Mekah, Saudi Arabia, Sheikh Abdurrahman As-Sudais di Masjid Istiqlal, Jakarta usai sholat Jumat nanti.

    Seperti yang dilansir dalam laman setkab.go.id, Jokowi rencananya akan menuju Istiqlal sekitar pukul 11.00 WIB dan melaksanakan salat Jumat bersama Imam Besar Masjidil Haram.

    Selain menjadi pembicara dalam seminar tentang kemoderatan Alquran dan Alhadits di Hotel Jakarta, As Sudais juga bersama delegasi pemerintah Arab Saudi bertemu pimpinan MPR.

    Sebelumnya, Presiden Jokowi pada Jumat (31/10) pagi tadi telah bertemu dengan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.

    Sementara selepas dari Istiqlal, pada pukul 15.00 WIB nanti, Presiden Jokowi dijadwalkan akan menerima kunjungan kehormatan Wakil Presiden Angola, Manuel Domingos Vicente.

    Peneliti Amati Apakah Media Sosial Berpengaruh dalam Penekanan Penyebaran HIV/AIDS

    By: Ahmad Santosa On: 08:12
  • Share The Gag
  • INDONEWSTODAY.COM, Kabar menarik bagi dunia teknologi dan kesehatan. Pasalnya, para peneliti asal University of California, Los Angeles sedang melakukan penelitian mengenai pengaruh teknologi media sosial dalam penekanan dan penghentian penyebaran virus HIV/AIDS di dunia.

    Mereka sedang mempelajari pengaruh dan potensi manfaat bagi kesehatan masyarakat, mereka mengukur tweets dan status Facebook masyarakat yang dapat membantu mengekang penyebaran HIV. Walaupun peneliti kesehatan  memiliki fokus awal penerapan media sosial pada pemantauan penyebaran penyakit seperti flu, dalam artikel baru disebutkan tentang masa depan di mana media sosial mungkin memprediksi dan bahkan mengubah hasil biomedis.
     
    Penelitian awal setidaknya sudah diterbitkan dalam Jurnal Cell Press untuk Mikrobiologi Masa Depan Media Sosial. "Kita tahu bahwa media sosial pertambangan akan memiliki manfaat potensial yang besar untuk berbagai bidang kedokteran di masa depan, tapi kami masih dalam tahap awal pengujian seberapa kuat teknologi ini akan menjadi." kata pejabat Sean Young Center juru bicara University of California.

    Dengan alat yang tepat di tempat, katanya, media sosial yang menawarkan sumber yang kaya psikologis dan kesehatan yang berhubungan dengan data yang dihasilkan dalam lingkungan di mana orang sering bersedia untuk berbagi secara bebas.

    Karyanya pada perilaku wawasan Data (BIBD) untuk HIV menawarkan kemungkinan menggiurkan yang diperoleh dari media sosial dapat digunakan untuk membantu pemerintah, Departemen Kesehatan masyarakat, rumah sakit, dan perilaku kesehatan pengasuh monitor rakyat. "Untuk tahu mana, kapan, dan bagaimana kita mungkin dapat mencegah penularan HIV." katanya lagi.

    Lebih lanjut ia melakukan rincian mengenai basic sosial-media yang memiliki pengaruh di African, American, dan Latino. Pria yang berhubungan seks dengan laki-laki bersama sejumlah besar informasi pribadi melalui media sosial, termasuk kapan atau apakah mereka telah 'keluar,' serta pengalaman tunawisma dan stigmatisasi. Terlebih lagi, mereka menemukan bahwa orang-orang yang membahas topik pencegahan HIV pada media sosial lebih dari dua kali lebih mungkin untuk kemudian meminta tes HIV.

    Dalam konteks pencegahan HIV, tweets juga telah ditunjukkan untuk mengidentifikasi orang-orang yang sedang atau segera untuk terlibat dalam perilaku seksual atau obat-terkait dengan risiko. Orang-orang yang menge-tweets dapat dipetakan ke lokasi tertentu dan berkaitan aktual tren HIV.

    Apa yang dibutuhkan sekarang adalah memperbaharui infrastruktur dan teknologi canggih untuk menangani semua data-data tersebut, Ia berkata, "Tercatat ada sekitar 500 juta komunikasi dikirim setiap hari di Twitter secara massal. Ia dan tim ilmuwan komputer Universitas California bekerja untuk memenuhi tantangan yang sekarang." katanya.

    Meskipun kekhawatiran privasi tentang menggunakan media sosial tidak boleh diabaikan, ia mengatakan terdapat bukti bahwa orang-orang sudah mulai menerima menggunakan media sosial, bahkan oleh perusahaan-perusahaan yang mencari untuk meningkatkan keuntungan.

    "Karena orang-orang sudah mendapatkan digunakan untuk fakta bahwa perusahaan-perusahaan yang melakukan hal ini, kami harus setidaknya mendukung peneliti kesehatan masyarakat dalam menggunakan metode yang sama ini untuk mencoba dan meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan," katanya.

    Ditjen Pajak, Polisi, dan KPK Bakal Kejar Orang-orang Kaya, Ada Apa?

    By: Ahmad Santosa On: 07:24
  • Share The Gag
  • Jakarta - IndoNewsToday.com, Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan bakal mengejar orang-orang kaya yang banyak melakukan pelanggaran dalam pembayaran pajak secara tidak benar dan menunggak. Hal ini demi melakukan target pencapaian pemasukan keuangan kas negara dan memperbaiki sistem.

    Menurut Dirjen Pajak Fuad Rahmany, fokus instansinya saat ini hanya tertuju pada orang-orang kaya di Indonesia. Ditjen Pajak akan menggandeng polisi hingga penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mendatangi mereka. Karena saat ini masih membutuhkan banyak sumber daya manusia (SDM) untuk menggarap potensi pajak. Jumlah karyawan pajak saat ini sulit untuk mengejar para wajib pajak yang masih menunggak.

    "Menghajar individu itu agak susah. Kami masih kekurangan tenaga. Sekarang yang golongan pendapatan tinggi (orang kaya) dulu, tapi bayar pajaknya nggak benar." kata Fuad kemarin Kamis di Jakarta (30/10/2014).

    Menurut Fuad, tindakan untuk mengejar orang-orang kaya cukup adil. Karena orang dengan pendapatan tinggi pasti menggunakan fasilitas negara lebih banyak, dibandingkan dengan pendapatan rendah. Fasilitas itu merupakan hasil dari iuran pajak orang Indonesia. "Supaya kita adil. Orang yang mampu harus dikejar dulu." tambahnya.

    Untuk wajib pajak badan (perusahaan), juga akan diberlakukan hal yang sama. Ditjen Pajak fokus kepada perusahaan kelas kakap. "Pada dasarnya kalau dia sengaja tidak melaporkan transaksi dengan benar dan tidak beritikad baik ya kita pidanakan. Contoh Asian Agri." Fuad kembali menambahkan.

    Thursday, 30 October 2014

    Tim Cook, CEO Apple yang Bangga Jadi Seorang "Gay"

    By: Ahmad Santosa On: 23:59
  • Share The Gag
  • INDONEWSTODAY.COM, CEO Apple, Tim Cook, menyatakan dirinya sebagai seorang gay dan dia bangga menjadi seorang gay.

    Seperti yang dikutip dari Bloomberg Businessweek, Tim Cook mengatakan bahwa dia tak pernah menyangkal tentang kesukaannya terhadap sesama jenis, namun juga tak mengumbarnya ke publik.

    Diakuinya selama bertahun-tahun, kata Cook, dia memberitahu orang-orang di sekitarnya bahwa dia adalah seorang gay atau penyuka sesama pria, termasuk sejumlah orang di Apple.

    Dia menulis opini untuk kolom yang terbit pada Kamis (30/10/2014) ini, bahwa dirinya mengungkapkan bukan pilihan mudah untuk mengungkapkan bahwa dirinya gay. Namun, Cook berpikir mengungkapkan hal ini ke publik akan bermanfaat bagi orang lain.

    Dalam tulisannya tersebut, Cook menyatakan akan berusaha menjadi CEO sebaik-baiknya yang bisa dia lakukan, seiring secara personal akan terus mengadvokasi upaya mewujudkan kesetaraan bagi semua orang.

    Produk Baru, Coca-cola Life Minuman Bersoda Rendah Kalori

    By: Ahmad Santosa On: 23:09
  • Share The Gag
  • INDONEWSTODAY.COM, Baru minuman produk Coca-cola Life bersoda yang rendah kalori. Minuman ini hanya dapat Anda temukan di Australia dan diklaim 35 persen lebih sedikit gula daripada Coca-cola klasik. Produsen mengklaim minuman kali ini menggunakan pemanis alami.

    Komposisi dari minuman ini pun terbilang baru, Coke Life memiliki 290 kalori, tidak seperti Coke Classic yang memiliki kadar kalori 450.

    Ide tersebut bermula dari Rosie Huntington-Whiteley, meluncurkan Coca-Cola Life minuman bersoda yang manis dari sumber alami dengan campuran gula dan ekstrak daun Stevia asal London pada bulan September 2014 lalu.

    Dianne Everett dari Departemen Marketing mengungkapkan bahwa, "Coke sekarang benar-benar  tidak hanya menjaga kecepatan dengan kebutuhan konsumen dan tuntutan tapi mudah-mudahan berusaha dapat memenuhi kecepatan mereka." katanya seperti yang dilansir DailyMail Kamis kemarin (30/10/2014).

    Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa, "Ada sedikit harapan di sekitar seperti AS di mana konsumsi McDonald's dan Coca Cola telah menurun dan penjualan mereka cukup jatuh.'' katanya.

    "Mungkin akan ada sedikit tren baru yang mungkin mencerminkan kembali pada skala penurunan berat badan tetapi membutuhkan waktu untuk melihat perubahan-perubahan tersebut." tambahnya.

    Blogger Indramayu Rayakan Ulang Tahun Bersama Para Master dan Pelajar

    By: Ahmad Santosa On: 23:02
  • Share The Gag
  • Indramayu - IndoNewsToday.com, Komunitas Blogger asal Indramayu hari ini Kamis (30/10/2014) mengadakan acara seminar Indramayu Ayo Ngeblog dalam rangka merayakan acara ulang tahun yang pertama berdirinya Komunitas Blogger Mangga pada (28/10/2013) yang lalu.

    Acara yang diadakan di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Gabus Wetan ini turut dihadiri para anggota Komunitas Blogger asal Cirebon (Rebon), dan Komunitas Sanggar Hanacaraka Indramayu yang merupakan penggiat budayawan yang konsen dalam penelusuran naskah-naskah Jawa Kuno.

    Dalam kesempatan kali ini Didno selaku tim panitia penyelenggara turut menghadirkan para master Blogger dari Indramayu, beberapa diantaranya Prasetio seorang pelajar yang sudah menghasilkan $100 dari blognya,
    Aditia Novit yang menjalankan bisnis ternak blog atau sering membuat blog kemudian dijual, Agustian yang dari awalnya nge-blogger hingga kemudian bisa menjadi penulis buku, Dedi Suparman yang penghasilannya sampai puluhan juta dari Google Adsense dan toko online miliknya, dan Sofiyudin seorang master Pembuat Template. 

    Dido berharap agar generasi muda dapat menggunakan internet secara sehat dan memanfaatkan sekaligus mengembangkannya hingga menghasilkan. "Saya berharap mereka bisa menggunakan internet secara sehat. Sebagai generasi muda bisa berkarya dan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat untuk diri, keluarga dan negara." katanya hari ini Kamis (30/10/2014).
     
    Menurutnya saat ini untuk memotivasi para pelajar dan anak muda untuk ngeblog sebagai sarana wirausaha sangat penting. "Memotivasi mereka biasa kita berikan contoh blogger-blogger yang sudah sukses." tambahnya.